KOMISI REMAJA

Spread the love

 

Semua program pelayaan yang dilakukan oleh gereja terhadap jemaatnya pada hakekatnya merupakan  Program Christian Character Building , hal ini perlu dilaksanakan agar dapat terjaminnya  kelangsungan proses kaderisasi serta mempersiapkan dan menghadirkan Sumber Daya Manusia (SDM)  yang bermutu dan berdedikasi dalam merealisasikan  TRI TUGAS GEREJA.  Majelis Jemaat GKI Sumut Medan tidak pernah berpuas diri atas pertambahan jumlah keanggotaan, karena menyadari adanya risiko, bahwa Majelis Jemaat dapat menjadi ’korban’ dari sukses pertumbuhan itu. Risiko itu dapat muncul dalam wujud tidak lagi memadainya mutu pelayanan yang ada untuk menjangkau dan menampung kebutuhan pelayanan jemaat yang terus meningkat.

Disadari sepenuhnya bahwa peningkatan mutu pelayanan hanya dapat dicapai melalui peningkatan partisipasi jemaat dalam pelayanan. Ini merupakan pekerjaan rumah Majelis Jemaat  dalam struktur organisasi kemajelisan, yang memiliki fokus utama pelayanan sebagai pengawas pencapaian visi dan misi, pengelola sistem masukan dan penggalangan potensi anggota jemaat.

Dalam konteks tersebut di atas Majelis Jemaat  GKI Sumut Medan, berupaya menata Badan Pembantu, terutama Komisi Kategorial sesuai dengan segmentasi atau kategori umur berdasarkan perkembangan psikologis manusia. Oleh sebab itu  Majelis Jemaat mendelegasikan kepada Pnt. Anung Gunawan, Pnt. Maria Manik, Dkn. Ibu. Mayreni br. Napitupulu untuk mengadakan dialog dan pertemuan dengan Komisi Sekolah Minggu, Komisi Pemuda dan dengan tujuan membahas masukan dan saran-saran dari jemaat, maupun badan-badan pelayanan yang ada. Pertemuan diadakan pada tanggal 31 Mei 2009, dengan menghasilkan beberapa keputusan, yaitu : Perubahan nama Komisi Sekolah Minggu menjadi Komisi Anak dan dibentuknya Komisi Remaja. Komisi Remaja bertugas melayani jemaat yang berusia 11 tahun hingga 19 tahun. Oleh sebab itu tanggal  31 Mei 2009 ditetapkan sebagai hari kelahiran Komisi Remaja atau yang popular disebut KOREM.

Komisi Remaja atau yang sering disebut KOREM mempunyai tugas yang sangat berat, bahkan dapat disebut sebagai tulang punggung gereja di masa yang akan datang. Sebelum dipakai menjadi alat Tuhan, remaja harus dibentuk agar menjadi suatu pribadi yang layak dipakai oleh Tuhan. Proses pembentukan ini bukanlah suatu hal yang mudah bagi setiap generasi muda gereja. Salah satu cara dalam proses pembentukan kepribadian yang layak dipakai Tuhan, adalah dengan menggunakan musik. Dengan musik remaja dapat mengekspresikan jiwa muda yang ada dalam dirinya untuk memuji dan memuliakan Allah, kita serta dapat menjadi pelayan bagi Tuhan.

 

KOREM mempunyai kegiatan yang rutin, yaitu Kebaktian Remaja yang diadakan pada setiap hari Minggu pada pukul 08.00 wib. Kebaktian remaja menggunakan metode yang sesuai dengan jiwa remaja, dinamis, ngetrend dan inovasi. Walau kebaktian remaja menggunakan liturgi atau tata Ibadat yang baku, namun lagu dan musik yang dinamis, tidak terpaku hanya menggunakan Kidung Jemaat (KJ) , Pelengkap Kidung Jemaat (PKJ) ataupun Nyanyikanlah Kidung Baru (NKB) sebagai lagu pujian, tetapi menggunakan lagu pujian yang sesuai dengan jiwa  remaja. Kegiatan kebaktian ini telah berjalan dengan baik.

 

KEPENGURUSAN

PERIODE I (Pertama) 2009 – 2010

Ketua : Anggi A. Siagian
Sekretaris : Pratiwi Natalia
Bendahara : Mutiara Panjaitan

PERIODE II (Kedua) 2010 – 2011

Ketua : Stephanus Simbolon
Sekretaris : Pratiwi Natalia
Bendahara : Mutiara Panjaitan

PERIODE 2018 – 2019

Ketua : Rico Christian Bu’ulolo
Wakil Ketua : Santa Darel Sinaga
Sekretaris : Vanessa Dian Angelica Tarigan
Wakil Sekretaris : Maria Angel Purba
Bendahara : Rosi Imelda Sinaga
Wakil Bendahara : Eliana Thala Putri Pardede

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *